
Pasuruan – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) menggelar seminar bertajuk “Pengenalan Koding pada Anak Usia Dini” bekerja sama dengan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan tersebut diikuti oleh puluhan guru RA se-Kabupaten Pasuruan dengan penuh antusias.
Seminar ini bertujuan memberikan wawasan kepada para pendidik anak usia dini mengenai pentingnya pengenalan konsep koding (coding) sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Di era transformasi digital, pengenalan berpikir komputasional menjadi salah satu keterampilan dasar yang perlu dikenalkan kepada anak tanpa menghilangkan esensi bermain sebagai dunia mereka.
Dalam kegiatan tersebut, dosen dan tim dari Prodi PIAUD UNUBA menyampaikan berbagai materi terkait konsep dasar coding untuk anak usia dini, strategi implementasi di lembaga RA, serta contoh aktivitas pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi anak.
Ketua Program Studi PIAUD UNUBA menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk komitmen prodi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD di tengah perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat. Melalui kolaborasi dengan IGRA Kabupaten Pasuruan, diharapkan para guru memperoleh pemahaman baru bahwa pembelajaran coding bagi anak usia dini tidak selalu identik dengan penggunaan perangkat digital, tetapi dapat dikenalkan melalui permainan, gerak, cerita, dan aktivitas sederhana yang merangsang kemampuan berpikir sistematis anak.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para guru selama sesi pemaparan materi dan diskusi. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi guru dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Melalui seminar ini, Prodi PIAUD UNUBA berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan dengan kemampuan berpikir kreatif, kritis, dan melek teknologi sejak usia dini.