Perwakilan Dosen Setiap Prodi UNUBA Ikuti Workshop Pengembangan Website Program Studi

Bangil – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan informasi dan publikasi akademik di era digital, Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Website Program Studi yang diikuti oleh perwakilan dosen dari seluruh program studi di lingkungan UNUBA. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat transformasi digital dan optimalisasi media informasi berbasis website.

Workshop ini menghadirkan pendampingan terkait pengelolaan website program studi, mulai dari penyusunan struktur menu, pengelolaan konten berita dan informasi akademik, hingga strategi pengembangan website yang informatif, responsif, dan mudah diakses oleh sivitas akademika maupun masyarakat luas.

Perwakilan dosen dari masing-masing program studi mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi praktik dan diskusi interaktif. Dalam workshop tersebut, peserta dibekali keterampilan teknis dalam mengelola dan memperbarui konten website secara mandiri sehingga setiap program studi dapat memiliki media informasi yang aktif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas publikasi institusi, memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, serta memperkuat branding dan eksistensi setiap program studi di lingkungan UNUBA. Melalui website yang dikelola secara profesional, program studi diharapkan mampu menyajikan informasi akademik, kegiatan tridarma perguruan tinggi, prestasi, serta berbagai inovasi yang dilakukan secara lebih efektif dan transparan.

Workshop pengembangan website program studi ini sekaligus menjadi wujud sinergi dan komitmen UNUBA dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi dan penguatan tata kelola informasi di lingkungan universitas.

PIAUD UNUBA Gelar Seminar Bersama IGRA Kabupaten Pasuruan: Mengenalkan Koding Sejak Usia Dini

Pasuruan – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Bangil (UNUBA) menggelar seminar bertajuk “Pengenalan Koding pada Anak Usia Dini” bekerja sama dengan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan tersebut diikuti oleh puluhan guru RA se-Kabupaten Pasuruan dengan penuh antusias.

Seminar ini bertujuan memberikan wawasan kepada para pendidik anak usia dini mengenai pentingnya pengenalan konsep koding (coding) sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Di era transformasi digital, pengenalan berpikir komputasional menjadi salah satu keterampilan dasar yang perlu dikenalkan kepada anak tanpa menghilangkan esensi bermain sebagai dunia mereka.

Dalam kegiatan tersebut, dosen dan tim dari Prodi PIAUD UNUBA menyampaikan berbagai materi terkait konsep dasar coding untuk anak usia dini, strategi implementasi di lembaga RA, serta contoh aktivitas pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi anak.

Ketua Program Studi PIAUD UNUBA menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk komitmen prodi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD di tengah perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat. Melalui kolaborasi dengan IGRA Kabupaten Pasuruan, diharapkan para guru memperoleh pemahaman baru bahwa pembelajaran coding bagi anak usia dini tidak selalu identik dengan penggunaan perangkat digital, tetapi dapat dikenalkan melalui permainan, gerak, cerita, dan aktivitas sederhana yang merangsang kemampuan berpikir sistematis anak.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para guru selama sesi pemaparan materi dan diskusi. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi guru dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

Melalui seminar ini, Prodi PIAUD UNUBA berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan dengan kemampuan berpikir kreatif, kritis, dan melek teknologi sejak usia dini.